03 September 2008

REDAKSI MENYAPA

Memperingati 63 tahun kemerdekaan Indonesia, umat Katolik ikut merasakan kegembiraaan dan harapan bersama-sama seluruh rakyat Indonesia. Kita patut bersyukur atas kemajuan yang dicapai bangsa Indonesia dan bertanggung jawab atas segala kekurangannya. Dalam edisi ini akan ditampilkan renungan dan kegiatan-kegiatan kaum muda serta misdinar dalam peringatan kemerdekaan Indonesia serta berita-berita kegiatan lain di paroki kita.

12 Agustus 2008

PERAYAAN TUJUH BELASAN


Kepada Ytk.

Segenap umatParoki Santa Perawan Maria

Yang Terkandung Tanpa Noda - Kelayan

Banjarmasin


Damai bagimu,

Dewan Paroki Santa Perawan Maria Yang Terkandung Tanpa Noda Kelayan, Banjarmasin bekerjasama dengan KOMKA Santa Maria Banjarmasin menggelar serangkaian kegiatan perlombaan pada tanggal 31 Agustus 2008 untuk turut serta merayakan sekaligus menyemarakkan kegiatan Perayaan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-63 tahun yang jatuh pada tanggal 17 Agustus 2008. Kegiatan akan dipusatkan di Komplek SD Katolik Santa Maria Banjarmasin.


Beberapa perlombaan yang akan digelar :

1. Lomba Memasukkan Bola dalam Pipa

2. Lomba Mengambil Koin dalam Buah Pepaya

3. Lomba Makan Krupuk

4. Lomba Bakiak (Sepatu Raksasa)

5. Lomba Memasak Nasi Goreng


Pendaftaran dan informasi lebih lanjut dapat menghubungi Ketua Komunitas/Wilayah masing-masing. Mohon dukungan dan partisipasi dari umat sekalian. Terimakasih.TUHAN YESUS memberkati,


salam&doa,

Panitia Perayaan Tujuh Belasan :

Dewan Paroki Santa Perawan Maria Yang Terkandung Tanpa Noda Kelayan

& KOMKA Santa Maria

05 Agustus 2008

SEMINAR ANTI NARKOBA



SEMINAR ANTI NARKOBA, TRAINING FOR TRAINERS
DAN CHARACTER BUILDING
KERJASAMA SEKSI SOSIAL DEWAN PAROKI HATI YESUS YANG MAHA KUDUS VETERAN
DAN KOMISI KEPEMUDAAN KEUSKUPAN BANJARMASIN DENGAN
KOMUNITAS ST. PETRUS KEUSKUPAN AGUNG JAKARTA
BANJARMASIN 15 – 18 AGUSTUS 2008


Latar Belakang Kegiatan
Adapun latar belakang dilaksanakan kegiatan ini adalah mengingat maraknya menyalahgunaan narkoba dan banyaknya korban yang jatuh serta masa depan yang terenggut dari kalangan generasi muda, maka panitia bekerjasama dengan Komunitas St. Petrus Jakarta memberikan penyuluhan maupun pelatihan secara CUMA-CUMA (GRATIS) tentang bahaya narkoba serta dampak yang ditimbulkan (ditinjau dari aspek medis).

Tentang Kegiatan Penyuluhan dan Pelatihan
Untuk kegiatan penyuluhan dapat diikuti oleh umat, sedangkan kegiatan Training for Trainers dan Character Building, dimohon agar setiap paroki mengirimkan wakilnya dengan ketentuan :

1) Training for Trainers (usia 20 tahun ke atas atau dewasa), dengan komposisi profesi umat/status :
- Dokter/Perawat : 2 orang
- Guru : 2 orang
- Orang tua : 1 pasutri
- Biarawan/wati : 2 orang
- KOMKA/KKMK : 2 orang
TOTAL : 10 orang

2) Character Building (usia 14 – 20 tahun atau remaja/kelas 3 SMP – 3 SMA)
- SMP kelas 3 : 2 orang
- SMA : 3 orang
TOTAL : 5 orang

Kepada para peserta (Training for Trainers dan Character Building) tidak dikenakan biaya apapun (GRATIS), dan dimohon mengisi formulir pendaftaran yang dapat diperoleh di Sekretariat Paroki masing-masing untuk mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan dimaksud.

Bagi para peserta training maupun character building nantinya diharapkan memiliki keinginan dan semangat untuk membagikan informasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba yang mereka peroleh selama pelatihan kepada orang lain maupun teman-teman sebaya.

Sekilas Tentang Komunitas Santo Petrus Jakarta

Komunitas St. Petrus adalah Komunitas Kategorial yang bernaung di bawah Keuskupan Agung Jakarta, dengan bidang pelayanan :
(1) Bidang Kursus Pewartaan Kitab Suci yang bertempat di Lembaga Biblika Indonesia.
(2) Bidang Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba.

Penyuluhan tentang bahaya Narkoba
Mengingat maraknya menyalahgunaan narkoba dan banyaknya korban yang jatuh serta masa depan yang terenggut, Komunitas St. Petrus Jakarta memberikan penyuluhan secara CUMA-CUMA (GRATIS) tentang bahaya narkoba serta dampak yang ditimbulkan (ditinjau dari aspek medis) ke berbagai lapisan masyarakat :
(1) sekolah,
(2) panti asuhan,
(3) rumah singgah,
(4) gereja,
(5) kelurahan, dll.
Kiranya dengan informasi yang diberikan, orang-orang baik tua maupun muda mampu dengan tegas berkata TIDAK! pada narkoba.

Pelatihan Character Building - untuk remaja
Pelatihan ini juga diberikan secara CUMA-CUMA (GRATIS) tujuannya :
(1) mengingatkan remaja bahwa setiap orang memiliki kelebihan & kekurangannya masing-masing, juga memotivasi mereka untuk bisa menggali potensi diri dan mengembangkannya,
(2) menginformasikan pentingnya komunikasi yang baik & efektif,
(3) menekankan pentingnya sikap pro-aktif dan mampu pengambilan keputusan yang tidak didasari oleh sikap "sekedar ikut-ikutan", dll.

Pelatihan bagi Trainer – UNTUK DEWASA / Orang Tua
Pelatihan ini diberikan secara CUMA-CUMA (GRATIS) bagi orang dewasa maupun para orang tua atau orang-orang yang tertarik untuk menjadi trainer yang kiranya dapat membantu menjadi perpanjangan tangan dalam menginformasikan bahaya narkoba kepada orang lain/anak-anak mereka. Bagi para orang tua, di berikan arahan (family teraphy) yang berbicara tentang pola asuh, relasi & komunikasi dalam keluarga dll.

JADWAL TENTATIVE SEMINAR ANTI NARKOBA, TRAINING FOR TRAINERS DAN CHARACTER BUILDING KERJASAMA SEKSI SOSIAL DEWAN PAROKI HATI YESUS YANG MAHA KUDUS VETERAN DAN KOMISI KEPEMUDAAN KEUSKUPAN BANJARMASIN DENGAN KOMUNITAS ST. PETRUS KEUSKUPAN AGUNG JAKARTA, BANJARMASIN 15 – 18 AGUSTUS 2008

15 AGUSTUS 2008
17.00 – 19.00 Wita : Training for Trainers I (tempat : Sasana Bhakti Veteran)
19.00 – 19.30 Wita : Makan malam
19.30 – 22.00 Wita : Training for Trainers I (lanjutan) (tempat : Sasana Bhakti Veteran)

16 AGUSTUS 2008
09.00 – 12.30 Wita : Training for Trainers II (tempat : Sasana Bhakti Veteran)
12.30 – 13.00 Wita : Makan siang
13.00 – 15.00 Wita : Training for Trainers II (lanjutan) (tempat : Sasana Bhakti Veteran)
20.00 – 22.30 Wita : Penyuluhan Anti Narkoba bagi Orang Muda Katolik (tempat : Sasana Sehati Katedral)

17 AGUSTUS 2008
09.00 – 12.00 Wita : Penyuluhan Anti Narkoba bagi Orang Tua (tempat : Sasana Bhakti Veteran)
15.00 – 18.30 Wita : Character Building I (tempat : Sasana Bhakti Veteran)
18.30 – 19.00 Wita : Makan malam
19.00 – 20.30 Wita : Character Building I (lanjutan) (tempat : Sasana Bhakti Veteran)

18 AGUSTUS 2008
09.00 – 12.00 Wita : Penyuluhan Anti Narkoba bagi Remaja (tempat : SMAK Don Bosco)
09.00 – 12.00 Wita : Penyuluhan Anti Narkoba bagi Remaja (tempat : SMPK St. Angela)
17.00 – 18.30 Wita : Character Building II (tempat : Sasana Bhakti Veteran)
18.30 – 19.00 Wita : Makan malam
19.00 – 20.00 Wita : Character Building II (lanjutan)


Contact Person :
Rm. Simon, Pr (08125013399)
Ibu Adriana Sofjan (08125078877)
Ibu YM. Sri (08125120658/0511-9010705)
Rudini (081952872869)
David (081952892192)
Bambang (08125190817)
Frans Sunyoto (081331107777)
Tommy (085251396423)
Agus_bli (081338610955)

26 Juli 2008

SERBA SERBI

KOPERASI KREDIT KARYA KASIH MELUNCURKAN PROGRAM DANA SOSIAL

Terhitung 1 Agustus 2008, anggota dan calon anggota Koperasi Kredit Karya Kasih akan mendapatkan tambahan perlindungan dengan dibukanya program Dana Sosial yang diselenggarakan oleh Induk Koperasi Kredit (Inkopdit). Program Dana Sosial ini akan memberikan memberikan santunan Rp. 3.000.000,- bila anggota koperasi mengalami kematian dengan alasan apapun. Untuk itu setiap anggota menyetor Rp. 20.000,- per tahun.
Bagi yang bergabung menjadi anggota Koperasi Kredit Karya Kasih setelah 1 Agustus 2008 akan diikutkan dalam program ini pada awal bulan berikutnya.
Untuk informasi lebih lanjut, silakan datang ke kantor Koperasi Kredit Karya Kasih atau menghubungi Sdr. Toto di telp no. 3259784. (Toto)

DEWAN PAROKI

RAPAT MARATHON PANITIA AD HOC :
“AKHIRNYA TUNTUNG JUA!”


Begitulah pernyataan seorang anggota Panitia Ad Hoc saat mengakhiri rapat pembahasan Program Kerja Dewan Paroki (DP) tgl 10 Juli lalu. Panitia Ad Hoc diketuai ibu Angelika Gaby Siantory ini mengemban amanat Raker DP untuk menggodog materi program kerja yang telah disodorkan setiap seksi. Panitia Ad Hoc terdiri dari DP Harian, 7 Ketua Wilayah, 4 Koordinator Bidang & 2 notulen. Mereka rapat di pastoran dalam 3 seri waktu yakni 23-26 Juni, 30 Juni-2 Juli & 8-10 Juli 2008 (total 10 hari) dari jam 20.00-22.00 wita.

Mekanisme kerja rapat adalah para ketua seksi secara bergiliran,sesuai jadwal, memaparkan rencana program kerja secara lebih detail dengan memperhatikan masukan raker. Rencana tersebut dibahas untuk menentukan tolok ukur pencapaian keberhasilan, tata waktu kegiatan & perhitungan anggaran. Program yang dinilai belum memnuhi keperluan paroki ditangguhkan atau dihilangkan.

Melihat padatnya rencana kegiatan maka kesekretariatan DP menyusun kalender kegiatan agar pelaksanaan tidak tumpang tidih & terkoordinir.
Rencana Kunjungan DP ke Umat

Sebagai usaha pengurus Dewan Paroki menyapa & menjalin hubungan/komunikasi dengan umat maka akan dijadwalkan kegiatan kunjungan ke rumah umat. Pengurus DP yang datang terdiri dari unsur romo, ketua dewan, sekretaris, bendahara, unsur koordinator bidang. Kunjungan ini berkoordinasi dengan para Ketua Wilayah & Pendamping Komunitas. Semoga segera terealisasi! (zo)

SEPUTAR PAROKI 2

GUA MARIA : MAKIN ASRI DENGAN TAMAN

Ketua Dewan meninjau bagian atas gua“Wah, guanya kelihatan cantik ya bu, setelah ditanami tanaman di atas dan di sekitar gua!” Demikian komentar suster Kristiana, SPM ketika mengunjungi Gua Maria Kelayan yang sedang dibangun (13/7). Meskipun belum sepenuhnya selesai, namun saat ini Gua Maria terlihat lebih asri dengan dibangunnya pagar dan taman yang melingkar dari depan sampai belakang gua. Di atas gua juga sudah ditanami beberapa tanaman dan untuk perawatan tanaman serta pembersihan di bagian ini, di belakang gua dibuat tangga untuk naik sampai ke atas gua. Namun bagi para orang tua yang mempunyai anak kecil perlu waspada agar tidak membiarkan anak-anaknya naik tanpa pengawasan.
Di dalam gua, altar tempat pentahtaan Bunda Maria dan lantai sudah mendekati penyelesaian. Patung Bunda Maria telah dipesan dari Jawa.
Tahap penyelesaian gua makin mendekati akhirnya. Dukungan doa dan dana dari umat tetap diharapkan! (smr)

DIAKONIA

SENSUS UMAT 2008

Sebagai sarana mengetahui dinamika umat paroki untuk mendukung kegiatan administrasi pelayanan umat serta kegiatan-kegiatan pastoral, maka mulai 12 Juli 2008 dilaksanakan sensus umat. Formulir Data Keluarga Umat Katolik telah dibagikan ke ketua komunitas untuk diteruskan ke umat yang ada di komunitasnya masing-masing.
Hal yang Diperhatikan
Beberapa umat ada yang bertanya, “Kok ngisi formulir ini lagi…tahun lalu kan sudah?” Pada prinsipnya sensus umat dilaksanakan tiap tahun untuk mendapatkan data yang akurat. Namun demikian keakuratan data tetap tergantung pada kerelaan dan partisipasi umat dalam mengisi data secara lengkap dan benar. Beberap hal yang perlu mendapatkan perhatian dan hal ini sudah disampaikan kepada ketua komunitas adalah sbb:
1. Umat yang didaftarkan dalam Data Umat adalah umat Katolik atau simpatisan dan berdomisili dalam wilayah Paroki Santa Perawan Maria Yang Terkandung Tanpa Noda Kelayan.
2. Umat yang masih menjadi tanggungan suatu keluarga dan untuk sementara waktu berada di luar wilayah Paroki Kelayan karena study, pekerjaan, dll tetap didaftarkan dalam Data Umat tetapi mohon diberikan keterangan pada kolom 17 (Domisili).
3. Bila dalam satu rumah terdiri dari beberapa keluarga, maka setiap kepala keluarga mempergunakan 1 formulir Data Umat.
4. Bagi perantau, meskipun belum menikah, tetap dihitung satu KK.
Taman di depan guaDiharapkan akhir bulan Juli ini semua data keluarga sudah terkumpul dan akan diolah dengan program data umat yang saat ini sedang dibuat oleh seorang umat yang dengan rela memberikan kemampuannya di bidang ini.
Partisipasi umat sangat diharapkan demi suksesnya sensus umat 2008 ini!
Kartu Keluarga & Nomor Induk KK
Setelah data diproses, setiap keluarga akan mendapatkan Kartu Keluarga dengan no induk masing-masing, sehingga untuk sensus yang akan datang setiap keluarga tinggal melaporkan perubahan (jika ada) pada Kartu Keluarga yang dipegang oleh keluarga ybs.
Sadar Dokumen GerejaSebagian umat yang sudah mengembalikan formulir tidak bisa menyajikan tempat dan tanggal pada saat mereka menerimakan Sakramen Baptis & Krisma karena mereka tak memiliki dokumen tersebut. Seperti halnya kita memiliki KTP & Kartu Keluarga agar mendapat identitas resmi di hadapan negara, maka sudah selayaknya kita mengusahakan surat-surat atau dokumen sebagai bukti anggota gereja. Bagi umat yang berdomisili di kota Banjarmasin akan dipermudah dengan meminta surat Baptis dimana dulu dibaptis. Di surat baptis tersebut sudah tercatat juga tempat & waktu penerimaan Sakramen Krismanya. (smr)