16 Agustus 2009


3. Sehubungan ada latihan bermusik rutin, KOMKA mengajak segenap anak muda yang mempunyai bakat dan talenta dalam bermusik untuk bisa bergabung bersama KOMKA baik itu latihan bersama maupun untuk berbagi bakat dan talenta.

15 Agustus 2009


4. Paroki sudah menyediakan akses internet gratis (Free Hotspot), jadi dengan tersedianya fasilitas tersebut diharapkan semakin banyak anak-anak muda yang mau kumpul-kumpul di gereja. Hotspot bisa dimanfaatkan untuk mencari tugas sekolah dan kuliah, browsing, uploading dan downloading (no SARA no Porno), serta chatting. Ayo sama-sama kita gunakan fasilitas yang ada di gereja dengan baik dan bijaksana.
(Tommy)

HUT WANITA KATOLIK RI KE-85


Membangun semangat kebersamaan dalam
karya, melalui perubahan-perubahan positif”

DPD Wanita Katolik RI keuskupan Banjarmasin merayakan HUT WKRI ke-85 dengan perayaan Ekaristi pada Sabtu 18 Juli 2009 dipimpin oleh penasehat rohani DPD yaitu Romo Kristianto MSF di Paroki Santa Perawan Maria Yang Terkandung tanpa Noda Banjarmasin. Misa dihadiri oleh segenap umat dan anggota Wanita Katolik RI Cabang Kelayan, Katedral dan Banjarbaru serta para undangan. Adapun hari lahir WKRI sendiri adalah 26 Juni.

Sudah menjadi kebiasaan DPD WKRI Keuskupan Banjarmasin setiap hari besar keagamaan dan peringatan HUT mengadakan aksi sosial. Tahun 2009 kegiatan aksi sosial adalah mengumpulkan pakaian layak pakai , buku-buku pelajaran/majalah dan sejumlah dana untuk program keuskupan membantu warga di pegunungan Meratus. Selesai misa kudus, para anggota WKRI dan tamu undangan diajak beramah tamah di Aula Syalom. Secara simbolis, Ibu Ida Harino, selaku ketua DPD WKRI Keuskupan Banjarmasin menyerahkan bantuan dana kepada pengurus Misi Meratus yang diwakili Bp. Willy Sebastian di Aula Syalom.

Ibu Ida Harino sebagai Koordinator Presidium mengucapkan selamat Ulang Tahun ke 85 semoga diusia yang semakin lanjut ini, Wanita Katolik RI Keuskupan Banjarmasin dapat lebih meningkatkan karya pelayanan baik dalam keluarga, gereja maupun di masyarakat. (id)

KURSUS PERSIAPAN PERKAWINAN


Pastoran, 18-19 Juli 2009

Seksi Keluarga Paroki Kelayan pada bulan Juli 2009 mendapat giliran sebagai penyelenggara Kursus Persiapan Perkawinan (KPP) untuk 3 paroki dalam kota. KPP dilaksanakan 18 dan 19 Juli 2009 bertempat di Pastoran. Sejumlah 4 pasang calon pasutri mengikuti dengan tekun materi-materi seperti Theologi dan Hukum Gereja dalam Perkawinan yang dibawakan Rm.Fut, Relasi dan Komunikasi dalam Perkawinan oleh Koordinator Seksi Keluarga yakni pasutri Siauw Siauw-Gunadi s.d. Keluarga Berencana dan Kesehatan

Keluarga oleh dr. Wina. Tokoh senior Bp. Suharjo juga berkenan memberikan materi secara segar. Mbak Lucia, salah seorang aktivis Komka & Liturgi juga tampak mengikuti kursus kali ini. Di akhir penutupan KPP para peserta dibagikan sertifikat. Semoga lancar diberkati Tuhan! (zo)

PROFIL: VANIA BENEDICTA AMANDA


Talenta Amanda di bidang tarik suara sudah nampak sejak kecil. Putri pertama dari pasangan Like-Junaedi yang lahir 25 Februari 2003 ini akan lebih cepat tidur bila sudah diajak menyanyi dulu.

Empat April 2009, Amanda ditujuk mewakili TK Santa Maria untuk mengikuti lomba menyanyi solo antar TK se-kotamadya Banjarmasin. Dengan persiapan 2 hari dan dibimbing oleh Sr. Sophia,SFD mas Sudirwan dan keluarga, Puji Tuhan! Amanda meraih juara I.

Dengan kemenangan ini, kembali Amanda berjuang menghadapi lomba untuk tingkat provinsi. 26 April 2009, di Banjarbaru, dengan menyanyikan lagu wajib “Aku Anak Indonesia” dan lagu pilihan “Ibu Pertiwi”, Amanda mengungguli peserta dari 9 kabupaten di Kalsel. Piala juara I pun dibawa pulang putri yang memiliki hobi menyanyi dan membaca ini.

Perjuangan selanjutnya adalah menjadi duta Kalsel untuk mengikuti lomba yang sama pada tanggal 31 Mei – 5 Juni di Yogyakarta. Keluarga, Sr. Sophia, mas Sudirwan dan ibu Rosarini telah melatih dengan maksimal, namun sayang pada lomba dengan juri Odi Agam, Endang S.Taurina, dll ini Amanda tersisih pada babak awal di antara perwakilan 33 propinsi. Patut disyukuri bahwa murid TK Santa Maria th 2007-2009 ini mampu menjadi duta Kalsel di tingkat Nasional. (smr)

LOMBA MENGARANG

Adik-adik Tunas Gereja,

Ikut memeriahkan Peringatan Hari Ulang Tahun Paroki Santa Perawan Maria YTTN, Bupar edisi Juli ini mengajak adik-adik untuk menuliskan pengalaman adik-adik dalam mengikuti kegiatan paroki. Entah itu sebagai umat di komunitas, wilayah, paroki atau dalam mengikuti Sekami, misdinar, legio Maria Junior dsb. Ceritakan dalam tulisan tsb bagaimana perasaan dan pengalaman adik-adik. Panjang tulisan tidak boleh lebih dari 2 halaman folio.

Lomba ini berlaku untuk adik-adik SD & SMP. Tulisan dikirim ke Redaksi Bupar atau Sekretariat Paroki paling lambat 15 September 2009. Tulisan akan dinilai dan 3 pemenang akan mendapatkan piala. Bagi yang berhasil memperoleh juara I, tulisannya akan dimuat pada buku kenangan 70 Tahun Paroki.

“KAMI SANGAT SENANG”


JAMBORE MISDINAR DAN SEKAMI MISIONER,

BANJARBARU, 27 – 29 JUNI 2009

SMPK Sanjaya Banjarbaru selama 3 hari menjadi saksi kebersamaan Misdinar dan Sekami se-Keuskupan Banjarmasin. Tak kurang dari 250 anak berinteraksi dalam kegiatan yang dikemas penuh dengan permainan dan kreativitas. Jambore diselenggarakan sebagai tanda penutupan Tahun Paulus dan bertujuan menanamkan semangat misioner sejak kecil serta memupuk panggilan. Paroki Santa Perawan Maria mengirimkan 20 anak dengan pendamping Sr. Sophia, SFD dan Fr. Tommy, CMM.

Dibuka Bapak Uskup

Bapak Uskup Petrus Boddeng Timang berkenan membuka acara jambore didampingi Rm.Supriyadi CM (Ketua Penutupan Tahun Paulus) dan Rm. Medi, CM selaku Koord. Jambore. Ibu Anna Trombine, bagian acara, langsung melumerkan kebekuan dengan game ice breaking dan mencampur anak dari berbagai paroki dalam 17 kelompok.

Out Bond merupakan aktivitas yang sangat menyenangkan. Mereka berlomba dengan 10 wahana, tersebar di komplek gereja Banjarbaru. Out bond ini dikemas dengan cerita Misi Meratus dan melatih kerja sama serta kreativitas untuk mencapai tujuan misioner.

Api Unggun & Pentas Seni

Malam puncak adalah acara api unggun dengan penampilan aksi pentas tiap paroki. Di latar belakangi api yang menyala, setiap kontingen unjuk kebolehan. Rata-rata menyajikan nyanyi dan tari. Paroki Kelayan menyajikan tampilan beda, yakni drama komedi berjudul “ORLANDO”, mengisahkan kehidupan seorang “mantan Pastor” yang lepas jubah karena tertarik lawan jenis. Yohanes, selaku lakon utama memerankan tokoh dengan baik, didukung “Uskup” Rheza, Lintang sebagai istri Orlando, Jojo, William, Fanny, menjadi anak yang kacau, Ekky dan Erny sebagai polisi, Dita dan Imelda sebagai narator. Pesan yang ingin disampaikan adalah umat ikut mendukung para pastor, biarawan dan biarawati untuk setia pada panggilannya. Di penghujung acara, panitia mengumumkan bahwa drama Orlando yang disutradarai Fr.Tommy CMM mendapat juara I, kontan seluruh anak Kelayan melonjak berteriak!

Pameran & Misa Penutupan Tahun Paulus

Gambaran misi dan tugas pewartaan pada hari ketiga dibawakan oleh Rm.Medi, Rm.Allparis, & Rm. Greg. Anak-anak selanjutnya melihat Ekspo Panggilan yang ditampilkan oleh berbagai kongregasi. Jambore diakhiri dengan misa Penutupan Tahun Paulus di Gereja Bunda Maria Banjarbaru dengan selebran utama bapak Uskup.

Kesan dan Pesan

Meski tidur berhampar karpet dan kesulitan mandi, anak-anak mengaku sangat senang dengan materi acara jambore. “Seneng banget,” kata Lintang, salah satu misdinar Paroki Kelayan yang ikut,“Dapat banyak teman dan acaranya heboh! Sekarang, kami misdinar jadi tambah akrab. Kalau bisa diadakan lagi acara yang seperti jambore, waktunya lebih lama dan game-gamenya lebih seru!” katanya. Wah…(zo)