25 Mei 2009

TEKNOLOGI BARU, RELASI BARU:


“Memajukan Budaya Menghormati Dialog dan Persahabatan” *)

Hasrat mendasar manusia adalah berkomunikasi dan berelasi dengan orang lain. Tatkala kita membuka diri terhadap orang lain, kita memenuhi hasrat kita untuk menjadi lebih sungguh manusia. Pada saat ini kita sedang menjawab panggilan yang terpatri dalam kodrat kita sebagai makhluk yang diciptakan seturut gambar dan rupa Allah.

Sesungguhnya teknologi digital baru sedang membawa pergeseran yang hakiki terhadap perilaku-perilaku komunikasi serta terhadap ragam hubungan manusia.

- Teknologi membangun jejaring sosial
Akses terhadap telepon seluler dan komputer dengan jangkauan penyebaran internet yang kian mudah dan meluas ke wilayah jauh dan terpencil telah menjadikan internet sebagai sarana penyampaian berbagai jenis pesan. Orang-orang menggenggam media ini untuk mengembangkan jalinan, komunikasi dan pengertian di antara individu secara bersama, berjumpa dengan teman-teman baru, membangun paguyuban, jejaring, mencari informasi dan berita serta sarana berbagi perasaan, gagasan dan pendapat. Budaya baru ini membawa banyak manfaat, antara lain keluarga-keluarga tetap dapat berkomunikasi meski terpisah oleh jarak yang jauh, para pelajar dan peneliti memperoleh peluang lebih cepat dan mudah pada suatu referensi.

- Teknologi membuka jalan untuk dialog di antara orang dari berbagai negara, budaya dan agama.
Gelanggang digital baru yang disebut jagat maya, memungkinkan mereka untuk saling bertemu dan mengenal kebiasaan serta nilai-nilai mereka masing-masing.
Sayangnya, media komunikasi digital yang bertujuan mempersatukan masih terbatas dimiliki dan dikuasai oleh sekelompok orang. Aspirasi manusia tidak dapat dijadikan rujukan media. Akibatnya kesenjangan informasi mengakibatkan umat manusia amat mudah dimanipulasi dan direkayasa.

- Teknologi mempererat persahabatan
Persahabatan adalah kekayaan terbesar manusia. Sungguh membanggakan bila jejaring digital mengupayakan kesetiakawanan, damai dan keadilan, hak asasi dan penghargaan terhadap hidup manusia dan kebaikan ciptaan. Jejaring ini mempermudah kerjasama antar umat manusia tanpa dibatasi konteks budaya dan geografis yang berbeda.
Namun demikian, kita mesti hati-hati karena obsesi pada jejaring pertemanan digital seringkali membuat kita meninggalkan keluarga, saudara, rekan kerja dan hanya asyik dengan telepon genggam, chatting dan internet. Kita perlu meluangkan waktu untuk merenung, berdoa dan beristirahat.

- Teknologi memberikan sarana bagi evangelisasi
Pada awal kehidupan gereja, para rasul mewartakan kabar gembira tentang Yesus kepada dunia. Sejak masa itu, keberhasilan karya evangelisasi menuntut perhatian yang seksama dalam memahami kebudayaan dan kebiasaan bangsa-bangsa lain sehingga kebenaran Injil dapat menjamah hati dan pikiran mereka. Demikian juga pada masa kini, teknologi dapat dipergunakan untuk melayani perutusan secara berdaya guna.

*) Ringkasan dari Pesan Bapa Suci untuk Hari Komunikasi Sosial Sedunia ke-43, tgl 24 Mei 2009

Tidak ada komentar: