21 Juni 2009

Wajah Kaum Muda Paroki Santa Perawan Maria yang Terkandung Tanpa Noda dan Eksistensinya


Kaum muda yaitu masa kini gereja dan bukan saja masa depan gereja ataupun masa lalu gereja.Begitu indahnya kaum muda dalam sebuah gereja. Anak-anak muda yang bersemangat, penuh ide segar dan kreatifitas tinggi akan melengkapi kehidupan harmonis dalam sebuah gereja.

Jangan seorangpun menganggap engkau rendah karena engkau muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam kesucianmu. ( I Timotius 4 : 12 ).

Ayat di atas ini jelas ditujukan kepada orang muda. Kata-kata pada kalimat pertama menunjukkan pada saat itu kaum muda dianggap belum berarti oleh orang dewasa. Juga pada masa sekarang seringkali kaum muda dianggap belum berarti oleh orang dewasa

Apakah keberadaan kaum muda hanya sebagai pelengkap dalam kehidupan menggereja?

Ada banyak hal yang dapat dilakukan untuk menjawab pertanyaan diatas, dimulai dari diri kaum muda sendiri serta lingkungan sekitarnya. Dalam semua itu, begitu tersirat sesuatu yang harus diperhatikan supaya kaum muda dapat mencari dan membuktikan eksistensinya, yaitu: Dukungan dan Kepercayaan Penuh.

Sewaktu mendengar cerita-cerita miring tentang kaum muda paroki ini yang cenderung nampak dan mungkin selalu adalah hura-hura, berbuat sesuatu yang salah dan menyusahkan orang tua. Kenyataannya tidak selalu begitu.

Sering terjadi ketidak nyambungan kaum muda dengan orang tua serta pengurus gereja disebabkan oleh perbedaan cara dan konsep berpikir yang dimiliki. Kaum muda mempunyai ciri khas kreatif, kritis, spontan dan anti kemapanan, serta kadang liar atau asal seruduk yang memang terkadang membuat masalah.

Walaupun tujuan yang ingin dicapai kaum muda dan pengurus gereja, orang tua dan para senior itu sama, yang pasti semuanya mempunyai cara berbeda ataupun jalan sendiri-sendiri.

Kaum muda sangat membutuhkan dukungan, kepercayaan, perhatian dari para seniornya. Kaum Muda membutuhkan mereka untuk mendampingi gerak langkahnya supaya tidak salah jalan dan tetap mempunyai rasa aman karena bagaimanapun juga kaum muda ini masih kurang cukup pengalaman dalam hal hidup menggereja. Selain itu butuh dukungan dan kepedulian agar tahu kaum muda tidak sendirian.

Semua akan menjadi percuma apabila kaum muda yang sudah memiliki ruang berkumpul dan berekspresi juga memiliki komitmen dengan semangat enerjiknya untuk bergerak tetapi kemudian diabaikan begitu saja karena dianggap ide-ide mereka tidak pas menurut pandangan para senior dan orang tua.

Kaum muda paroki(KOMKA Santa Maria) selalu mengharapkan dukungan dari orang tua yang anak-anaknya yang belum ikut terlibat dalam kegiatan kaum muda paroki agar bisa memberikan izin kepada anak-anaknya. Hendaknya dijauhkan anggapan bahwa kaum muda di paroki ini, dibentuk hanya untuk menjadi tukang parkir. Memang benar kaum muda diberi tugas untuk jaga parkir, tetapi masih banyak kegiatan-kegiatan lainnya.

Komunikasi yang terjalin baik antara kum muda dengan para orang tua dan pengurus gereja, diharapkan ditingkatkan agar transfer nilai dan pengayoman dapat secara langsung dirasakan oleh kaum muda. Bisa dibayangkan apabila hubungan antara orangtua, senior dan kaum muda tidak berjalan baik, kaum muda selalu merasa ditolak maka suatu ketika kaum muda akan kehilangan semangatnya.

Satu hal yang perlu juga diperhatikan adalah sebuah kaderisasi berlapis, pastinya wajah-wajah yang menghiasi kaum muda paroki ini pasti akan berganti secara terus menerus. Sebagai contoh kaderisasi berlapis yang sudah kelihatan prosesnya terlihat pada kegiatan pembinaan REMAKA, dimana anak-anak remaja yang saat ini terlibat di REMAKA akan diharapkan menjadi penerus kaum muda paroki ini sehingga sudah dipersiapkan dari awal.

Mudah-mudahan harapan ini tidak hanya sampai di tulisan ini saja. Semoga (kami)kaum muda paroki ini mampu bertahan, tidak melempem dan pantas menjadi harapan gereja dalam mengembangkan keimanan.Bagi kaum muda yang belum ikut terlibat, ayo gabung dengan kami, ditunggu lo..ada kegiatan koor KOMKA n REMAKA, kegiatan olahraga badminton (tiap malam minggu) n futsal (1 bulan sekali), latihan musik (band), kegiatan Komisi Kepemudaan Keuskupan Banjarmasin, dan untuk rencana ke depan sedang dipikirkan untuk mengadakan kegiatan pelatihan keterampilan seperti sablon dll

Maju terus teman-teman kaum muda, tetap semangat....!!! (TOMMY)

Tidak ada komentar: